Yudisium Angkatan XLII FPIK UBT: Lahirkan Lulusan Terbaik Berprestasi Akademik Tinggi

Yudisium Angkatan XLII FPIK UBT: Lahirkan Lulusan Terbaik Berprestasi Akademik Tinggi

Tarakan, 7 April 2026 – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menggelar kegiatan Yudisium bagi Program Sarjana dan Magister Angkatan ke-42 (XLII). Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Fakultas Perikanan UBT pada hari Selasa (07/04) ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa sebelum resmi menyandang gelar sarjana dan magister.

Kegiatan yudisium yang dipimpin langsung oleh pimpinan fakultas ini dihadiri oleh para dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar mahasiswa. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan ketika para peserta yudisium mendengar pengumuman kelulusan dan pencapaian akademik terbaik.

Dalam yudisium kali ini, gelar lulusan terbaik (cumlaude) berhasil diraih oleh M. Ayyub Mulawarman, S.Pi dari Program Studi Akuakultur. Ia berhasil membukukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,65 dengan masa studi yang sangat efisien, yakni hanya 3 tahun 8 bulan. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras mahasiswa FPIK dalam menempuh pendidikan di tengah dinamika akademik yang menantang.

Acara semakin bermakna dengan kehadiran Bapak Rukisah, S.Pi., M.P., Ph.D selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Alumni Universitas Borneo Tarakan. Dalam sambutannya yang mewakili Rektor UBT, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yudisium.

“Atas nama pimpinan universitas, saya mengucapkan selamat kepada para yudisian Angkatan XLII. Ananda M. Ayub Mulawarman, S.Pi dengan IPK 3,65 dan masa studi yang singkat adalah contoh inspiratif bahwa kualitas dan ketekunan adalah kunci keberhasilan. Kami berharap seluruh lulusan FPIK UBT dapat menjadi duta universitas yang membawa perubahan positif di masyarakat, khususnya dalam pembangunan sektor perikanan dan kelautan di wilayah perbatasan,” ujar Dr. Rukisah dalam pidatonya.

Wakil Rektor III juga menekankan pentingnya peran alumni dalam membangun jejaring kerjasama dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Borneo Tarakan serta Indonesia secara umum.

Para yudisian yang terdiri dari lulusan program sarjana dan magister tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Yudisium ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk memasuki dunia profesional, baik sebagai akademisi, praktisi, maupun wirausahawan di bidang perikanan dan kelautan.

Dengan berakhirnya kegiatan yudisium tersebut, FPIK UBT kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan unggulan di kawasan timur Indonesia yang terus melahirkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. (KT.07)