DOSEN FPIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN MELAKUKAN PELATIHAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR UNTUK SDIT MUSLIMAT 1 TARAKAN

DOSEN FPIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN MELAKUKAN PELATIHAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR UNTUK SDIT MUSLIMAT 1 TARAKAN

Tarakan, 27 Oktober 2025 – Untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan praktis di bidang perikanan, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan menjalin sinergi dengan SDIT Muslimat 1 Tarakan. Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk “Pelatihan Cara Budidaya Ikan Air Tawar” diperuntukkan untuk guru dan staf SDIT Muslimat 1 Tarakan. Kegiatan berlangsung sukses pada Hari Sabtu, 25 Oktober 2025.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pendidik dan tenaga kependidikan dengan ilmu budidaya ikan yang dapat diaplikasikan baik untuk kebutuhan pribadi maupun untuk dikembangkan menjadi proyek edukatif untuk siswa. Agar memahami dasar-dasar budidaya, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan kepedulian terhadap bidang kelautan dan perikanan sejak dini.

Narasumber dalam pelatihan ini adalah dua ahli di bidangnya dari FPIK Program Studi Akuakultur Universitas Borneo Tarakan, yaitu Ibu Diana Purnama Sari, S.Pi., M.Si dan Ibu Rini Mastuti, S.Pi., M.Si. Kedua pemateri memaparkan materi secara komprehensif, mulai dari pemilihan bibit ikan unggul, persiapan kolam budidaya (media terpal maupun fiber), teknik pemberian pakan, manajemen kualitas air, penanganan hama dan penyakit pada ikan dan panen.

Selain teori, kegiatan ini juga diisi dengan sesi praktik langsung. Para peserta terlihat antusias mempraktikkan langkah-langkah yang telah diajarkan, seperti cara mengukur kualitas air dan teknik pemberian pakan yang tepat. Interaksi antara peserta dan narasumber berjalan dengan dinamis, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar kendala praktis dalam budidaya ikan air tawar.

Perwakilan dari SDIT Muslimat 1 Tarakan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pelatihan ini. “Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat dan aplikatif. Ke depan, kami berharap ilmu ini tidak hanya bermanfaat untuk kami pribadi, tetapi juga bisa kami turunkan kepada siswa-siswi melalui program ekstrakurikuler atau proyek sekolah yang berkelanjutan,” ujar salah seorang guru peserta.

Kepala sekolah SDIT Muslimat 1 Tarakan, ibu Leginah, S.Pd dalam sambutannya, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat hingga mendapatkan adiwiyata di Tarakan. “Kami percaya bahwa pendidikan yang aplikatif dapat membuka peluang baru dan mendorong kemandirian,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan FPIK Universitas Borneo Tarakan menyatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini adalah wujud tri dharma perguruan tinggi. “Kerja sama dengan dunia usaha sangat penting untuk memperluas dampak positif ilmu yang kami miliki bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut di masa depan,” pungkasnya. (KT.07)