FPIK UBT Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program JST NEXUS Y-TEC di Saga University Jepang

FPIK UBT Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program JST NEXUS Y-TEC di Saga University Jepang

FPIK UBT di JST NEXUS Y-TEC | Saga University Jepang

FPIK UBT Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program JST NEXUS Y-TEC di Saga University Jepang

Program Japan Science and Technology Agency (JST) NEXUS Young Talent Exchange and Capacity Development
📍 Saga University, Jepang | Juli 2026

Tarakan – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui partisipasi aktif pada Japan Science and Technology Agency (JST) NEXUS Young Talent Exchange and Capacity Development Program (Y-TEC) yang diselenggarakan di Saga University, Jepang. Kegiatan ini berlangsung selama bulan Juli 2026 dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama akademik, penelitian, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia antara perguruan tinggi di Jepang dan negara-negara ASEAN.

Program JST NEXUS merupakan inisiatif dari Japan Science and Technology Agency (JST) yang bertujuan membangun jejaring kolaborasi internasional melalui pertukaran talenta muda, pengembangan penelitian bersama, dan inovasi di bidang sains serta teknologi. Dalam program ini, Universitas Borneo Tarakan berkolaborasi dengan Saga University melalui tema penelitian “Fish-Derived Biomaterials for Analytical Chemistry Applications”, yang berfokus pada pemanfaatan biomaterial berbasis hasil perikanan sebagai material ramah lingkungan untuk aplikasi kimia analitik dan biosensor elektrokimia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan orientation program dan pengenalan lingkungan akademik di Saga University, dilanjutkan dengan kunjungan kepada pimpinan fakultas serta berbagai kegiatan laboratorium yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Salah satu peserta dari FPIK UBT, Nur Fadillah, mengikuti eksperimen laboratorium secara langsung bersama Dr. Tri Paus Hasiholan Hutapea, M.Si. dalam penelitian bertema Fish-Derived Albumin/SWCNTs-modified Screen-Printed Carbon Electrodes for Rapid Electrochemical Detection of Metonitazene (MNZ) in Human Plasma. Penelitian tersebut menjadi implementasi nyata kolaborasi riset internasional yang memadukan potensi sumber daya perikanan dengan teknologi analitik modern.

👥
Delegasi UBT dipimpin oleh Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H. (Rektor) didampingi Rukisah Saleh, S.Pi., M.P., Ph.D. dan Dr. Tri Paus Hasiholan Hutapea, M.Si.

Selain kegiatan penelitian, delegasi Universitas Borneo Tarakan juga melaksanakan Courtesy Visit kepada pimpinan Saga University. Delegasi UBT dipimpin oleh Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H. selaku Rektor Universitas Borneo Tarakan, didampingi Rukisah Saleh, S.Pi., M.P., Ph.D. serta Dr. Tri Paus Hasiholan Hutapea, M.Si. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis, meliputi penguatan kemitraan kelembagaan, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, hingga pengembangan kapasitas akademik kedua institusi.

Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk memperluas kerja sama di masa mendatang. Melalui program ini, Universitas Borneo Tarakan dan Saga University sepakat untuk terus memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

💡 “Kolaborasi ini mampu menghasilkan inovasi berbasis potensi sumber daya perikanan, memperluas jejaring akademik global, serta meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa.”

Partisipasi FPIK UBT dalam Program JST NEXUS Y-TEC menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mendukung visi Universitas Borneo Tarakan sebagai perguruan tinggi yang unggul di tingkat internasional. Diharapkan, kolaborasi ini mampu menghasilkan inovasi berbasis potensi sumber daya perikanan, memperluas jejaring akademik global, serta meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa sehingga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat.

Scroll to Top