General Lecture FPIK UBT

General Lecture FPIK UBT

General Lecture FPIK UBT | Dampak Konservasi Perdagangan Internasional Fish Maw

📖 General Lecture FPIK UBT
“Downstream Conservation Impacts of International Fish Maw Trade”

📅 Kamis, 21 Mei 2026 📍 Ruang Multimedia, Gedung Laboratorium Sumberdaya Ilmu Hayati FPIK UBT 🎤 Narasumber: Dr. Michael Grant (James Cook University, Australia)

Tarakan — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan wawasan akademik dan jejaring internasional melalui penyelenggaraan kegiatan General Lecture bertajuk “Downstream Conservation Impacts of International Fish Maw Trade” pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Multimedia Gedung Laboratorium Sumberdaya Ilmu Hayati FPIK UBT.

Kegiatan akademik tersebut menghadirkan narasumber internasional, Dr. Michael Grant dari James Cook University Australia. Dalam pemaparannya, Dr. Michael Grant membahas berbagai dampak konservasi hilir dari perdagangan internasional fish maw terhadap keberlanjutan sumber daya perairan dan ekosistem laut. Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di tengah meningkatnya perdagangan komoditas hasil laut di tingkat global.

🌊 “Perdagangan ikan gelembung renang (fish maw) yang tidak terkendali memberikan tekanan besar terhadap populasi ikan bernilai ekonomi tinggi. Diperlukan tata kelola kolaboratif lintas negara untuk memastikan keberlanjutan sumber daya laut.” — Dr. Michael Grant

General Lecture ini dihadiri oleh seluruh dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK UBT. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung melalui diskusi aktif dan berbagai pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber terkait isu konservasi, perdagangan hasil perikanan, serta tantangan pengelolaan sumber daya laut di masa depan.

Dr. Michael Grant
Peneliti Senior, James Cook University, Australia
Ahli dalam kebijakan konservasi perikanan internasional dan perdagangan hasil laut berkelanjutan. Aktif dalam proyek penelitian dampak ekologis perdagangan ikan di kawasan Indo-Pasifik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan, yaitu Ibu Tuty Alawiyah, S.Si., M.Sc selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan fakultas terhadap peningkatan kualitas akademik, penguatan kerja sama internasional, serta pengembangan wawasan global bagi sivitas akademika FPIK UBT.

🎯
Materi: Dampak hilir perdagangan fish maw terhadap konservasi perairan
🌏
Kerja sama Internasional: UBT x James Cook University Australia
🐟
Fokus: Keberlanjutan sumber daya perikanan & ekosistem laut tropis
📢
Peserta: Dosen dan Mahasiswa Program Studi MSP FPIK UBT

Melalui kegiatan ini, FPIK UBT berharap mahasiswa dan dosen dapat memperluas pemahaman terkait isu konservasi perairan internasional serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi akademik antara Universitas Borneo Tarakan dengan institusi pendidikan internasional, khususnya James Cook University Australia. (KT.07)

Scroll to Top